1.4.a.10.2 Aksi Nyata - Budaya Positif - Forum Berbagi Aksi Nyat
ARTIKEL AKSI NYATA
MODUL 1.4
PENERAPAN BUDAYA POSITIF
1.4.a.10.2 Aksi Nyata - Budaya Positif - Forum Berbagi Aksi Nyata
OLEH:
KRISNA KUSUMA WARDANI
UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN
KAYUKEBEK I
CGP ANGKATAN 4 KABUPATEN PASURUAN
1.
LATAR BELAKANG
Dalam
membangun peradaban yang baik, salah satu pendidikan yang penting adalah pendidikan karakter. Untuk melahirkan
generasi penerus yang memiliki karakter, pihak sekolah harus memberikan
pendidikan karakter. Dengan adanya pendidikan karakter, akan membawa dampak
positif bagi peserta didik yang mampu menjadikan dirinya menjadi pribadi yang
baik dalam keluarga maupun masyarakat sekitar.
Berdasarkan pemikiran Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka mencapai kebahagiaan dan keselamatan yang setinggi-tinggginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, penting sekali penerapan budaya positif sekolah dalam pembiasaan sehari-hari untuk penanaman budi pekerti peserta didik sebagai salah satu contoh penerapan pendidikan karakter.
Melalui budaya positif dapat membentuk
karakter murid. Kesadaran akan penerapan disiplin masih berdasarkan motivasi
ekstrinsik, dimana pembiasaan positif yang diterapkan bukan disiplin positif,
namun masih menganut reward dan punishment. Budaya positif di sekolah merupakan
nilai-nilai, keyakinan, atau kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada
peserta didik agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjad pribadi yang
bertanggung jawab, kritis, dan penuh hormat. Langkah awal yang dapat dilakukan dalam membangun budaya positif yaitu membuat kesepakatan kelas bersama peserta didik. Untuk menciptakan budaya positif
di sekolah diperlukan kolaborasi anatara pihak sekolah, masyarakat, dan
pemerintah. Dan untuk menerapkan budaya positif agar melekat pada diri peserta
didik diperlukan waktu yang tidak sebentar (waktu yang lama) dan diterapkan
setiap hari dengan konsisten. Sekalipun sekarang masih dalam kondisi pandemi,
tetap harus di mulai dari sekarang, tanpa menjadikan hal ini menjadi
penghambat. Kesepakatan atau keyakinan kelas yang efektif dapat membantu
pembentukan karakter budaya disiplin positif di kelas. Siswa yang memiliki disiplin berati mampu
bertaggungjawab terhadap apa yang dilakukannya.
2.
TUJUAN
Ø Membangun hubungan positif
dan lebih dekat antara guru dan murid.
Ø Membiasakan peserta didik
dalam menerapkan budaya positif sehingga karakter positif dan memiliki Budi Pekerti.
3.
DESKRIPSI AKSI NYATA
Berdasarkan
Permasalahan yang muncul di latar belakang dicarikan solusi dengan penerapan
budaya positif. Budaya positif ini dimulai dari lingkup kecil yaitu kelas.
Langkah yang dilakukan Calon Guru Penggerak yaitu dengan melakukan kesepakatan
kelas dengan peserta didik melalui metode tatap muka terbatas di tengah masa pandemi
Covid-19 untuk mendapatkan bebrapa point kesepakatan kelas. Dengan penerapan
kesepakatan kelas diharapkan bisa membuat perubahan ke lingkup yang lebih besar
lagi yaitu lingkup sekolah.
4.
LINIMASA
TINDAKAN YANG AKAN DI LAKUKAN
Adapun langkah-langkah yang
dilakukan yaitu:
Ø Mengajukan
gagasan atau ide ke Kepala Sekolah, diskusi mengenai langkah konkrit yang akan
di ambil.
Ø Menentukan
jadwal sosialisasi koordiasi dengan guru-guru yang didampingi oleh Kepala
Sekolah.
Ø Sosialisasi
mengenai Budaya Positif pada rekan sejawat dengan didampingi Kepala Sekolah.
Ø Membuat
kesepakatan kelas untuk mewujudkan kelas yang di impikan (nyaman)
Ø Merefleksi
kegiatan dalam rangka membudayakan kebiasaan positif di sekolah.
5.
HASIL
AKSI NYATA
Respon peserta didik positif,
mereka antusias, senang dan apresiasif, serta bersemangat unuk melakukan
perubahan kelas. Mereka menyepakati kesepakatan kelas yang telah dibuat
bersama, dan berniat ikhlas dan disiplin untuk melakukan perubahan ke arah yang
lebih baik.
6.
KESEPAKATAN
KELAS I UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN KAYUKEBEK I
7.
RENCANA
PERBAIKAN DAN TINDAK LANJUT
Draft kesepakatan kelas ini akan di
teruskan untuk pembelajaran di tahun ajaran baru mendatang, kolaborasi membuat
kesepakatan kelas berpusat pada peserta didik. Dan refleksi akhir tahun di
jadikan acuan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya. Kesepakatan kelas yang
dibuat mendukung program, visi dan misi sekolah, khusunya visi murid impian.
8.
DUKUNGAN
YANG DIBUTUHKAN
Ø Dibutuhkan
dukungan dari Kepala Sekolah yang mengizinkan terlaksananya aksi nyata dan
menfasilitasi sarana dan prasarana.
Ø Dukungan
dari rekan sejawat, orang tua (wali murid) dan lingkungan masyarakat untuk
berkolaborasi menerapkan aksi nyata tentang budaya positif.
Ø Dukungan
dari peserta didik sebagai aset utama
dalam menerapkan budaya positif.
9. PEMBELAJARAN YANG DIDAPATKAN
A.
FAKTOR
PENDUKUNG (KEBERHASILAN)
Ø Dukungan
dari Kepala Sekolah dan seluruh warga sekolah.
Ø Orang
tua sebagai pendamping peserta didik.
Ø Usulan
ide beserta harapan peserta didik dapat terwujud, peserta didik merasa
didengarkan.
Ø Harapan
tentang kelas impian oleh peserta didik.
Ø Suasana
belajar lebih efektif.
B.
FAKTOR
PENHAMBAT (KEGAGALAN)
Ø Karakter
peserta didik yang beragam.
Ø Adaptasi
dari budaya lama ke budaya baru yang
membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar.
Ø Butuh
kebiasaan yang konsisten dan kontinyu (berkelanjutan) yang harus diterapkan
oleh selruh warga kelas, agar berkembang ke seluruh warga sekolah.
10.
TOLAK
UKUR KEBERHASILAN
Ø Murid
selalu menjalankan kesepakatan kelas yang telah dibuat bersama secara
konsisten.
Ø Terjalin
komunikasi yang aktif antara guru, murid, seluruh warga sekolah dan masyarakat.
11. DOKUMENTASI DAN TESTIMONI AKSI NYATA
ü Link
Sosialisasi Budaya Positif pada Kepala Sekolah dan Rekan sejawat 1 lembaga
ü Link
Budaya Positif penerapan Restitusi
ü Link
Dokumentasi dan Testimoni praktik baik budaya positif
Semoga sukses dan bagus sekali artikelnya. Bisa buat referensi saya
BalasHapusterimakasih. mohon saran-sarannya
Hapuswah... keren bu Krisna... lengkap dan detail ... semangat selalu siap lanjut ke part selanjutnya... Modul 2 ... Salam dan Bahagia selalu .....
BalasHapusTerimakasih bu switanibg. Semangat juga buat njenengan. Salam dan bahagia semoga kita semua senantiasa diberi kemudahan dan kesehatan
Hapus